Penculikan Marissa

Penculikan Marissa

wanita itu telah mencuri hatiku… dengan tinggi badan170cm serta bentil badan yang berisi .Lekuk tubuhnya bagaikan gitar spanyol dan sangat merangsang.Belum lagi pakaiannya yang sedikit terbuka.
maksudku dia mengenakan blus putih  dan kaos ‘you can see’ berwarna hitam.Memakai rok warna hitam 10cm dari lutut,bersepatu mirip pantovel dengan tali yang melintang di bawah pergelangan kakinya…
Payudara yang berukuran 36B itu…
Rambutnya terurai panjang hingga punggung.
Wajahnya yang cantik yang sekilsa mirip penyiar sebuah stasiun TV ternama.

Marissa namanya selalu mengusik kalbuku.
Aku mulai mengenalnya dalam sebuah pertemuan.
Dia adalah supervisor bagian valas disebuah bank terkemuka di ibukota.
Kebetulan waktu itu tampil dalam business gathering sebagai penyanyi dari ‘trio tiga cewek’ bersama temen sekerjanya.

Penculikan Marissa cerita dewasa terupdate 2017

AKu adalah seorang eksekutif…
Pernah gagal dalam sebuah pernikahan sehingga kini sendiri..
Kalau orang bilang sih duren alias Duda Keren. He.. He… He…
Sejak business gathering itu,aku semakin jauh hati kepadanya.
Dengan segala usaha aku mencari tahu nomor ponselnya,kemudian aku menjadi nasabahnya.
Maklum bro untuk PDKT kita kan perlu modal.
Hal tersebut aku lakukan agar bisa meneleponnya setiap hari.
Pada suatu kesempatan aku berhasil mengundangnya makan siang.
Akupun berusaha menyampaikan ketertarikanku… tetapi dia menolaknya dengan tegas sehingga hati ini tersinggung.
Sakit rasanya… Hati ini langsung hancur berkeping-keping.

Dikesempatan lain saat aku meneleponnya untuk menanyakan kondisi valasku,ia melayani dengan dingin sehingga amarah dalam hati ini semakin besar.

Marissa tak berkutik,matanya mendelik melihat wajahku
“Haaa.Ha…Ha…Haaaa!”

Sia-sia saja karena aku memakai topeng Spiderman.Tangannya sudah terikat erat ke belakang oleh tali plastik berwarna kuning yang melilit melingkari buah dadanya yang menyembul.
Mataku pun tidak bisa terlepas dari tubuhnya… dengan menggunakan kostum sexynya itu.. Blus merahnya itu loh.. kakinya yang panjang dan mulus itupun sudah tak berdaya dan terikat menjadi satu mulai dari kedua lututnya.
Oh… aku sungguh sangat terangsang melihat keadaannya yang sangat tidak berdaya itu.
Aku adalah penggemar berat ‘shibari hogtie’ ala jepang yang sangat indah dan teliti dalam ikat mengikat.
Hmmm ini juga salah satu hal yang menyebabkan hancurnya rumah tanggaku.
Mantan istriku sangat tidak suka jikaku ikat…
Marissa masih meronta-ronta tak berdaya di apartemenku.
Matanya pada akhirnya kututup dengan lakban sebagaimana aku menyumbat mulutnya.
bagaimana dia bisa dikamarku???
Supaya kalian tidak penasara, beginilah ceritanya…

Bandar Ceme Online

waktu menunjukkan sekitar jam 23:00 suasana jalan relatif sepi  senin malam itu.
Lama telah kupelajari bahwa di akhir bulan,Marissa biasanya pulang jam 23:00 dan mengendarai taxi.
Aku telah memakirkan Mitsubishi kudaku 10 meter dari kantornya..
Biasanya Marissa pasti berjalan sejauh itu untuk mencari taxi karena tidak ingin bersaing dengan pemakai taxi lainnya.
Aku berdiri di sisi jalan dengan kepala bertopi dan kacamata hitam.
Secepat kilat aku menyambar mulutnya dengan sapu tangan yang mengandung chloroform.
Marissa langsung lemas…
Aku langsung mengangkat dirinya ke dalam mobilku dan meletakkannya di jok belakang.
Demi keamanan ,aku langsung menyumbat mulutnya dengan lakban dan mengikat tangannya kebelakang.

Aku bergerak meninggalkan tempat itu,melarikan mobilku ketempat yang lebih sepi.
kuparkirkan mobilku sejenak dan kulihat kalau Marissa belum sadar…
Langsung saja aku pindahkan dia ke dalam koper besar yang sudah kusiapkan dibagasi.
meluncurlah kudaku menuju apartemen.
Tanpa curiga apa-apa pihak keamanan hanya tersenyum saat aku tiba dan mendorong koper itu masuk ke lift.
Setelah tiba di lantai 14, aku langsung menuju apartmentku yang  bernomor 1404.
Kubuka koper tersebut dan ternyata marissa masih belum sadar sehingga aku bisa mengikat dia dengan lebih rapi.

“Mmmmmphh Mpphhh… Prannggg!”
Lamunanku buyar saat kulihat Marissa meronta-ronta hingga kakinya menendang gelas wineku hingga terjatuh dan pecah!
“Sreeeek”
Lakban yang menutupi matanya telah aku lepas, sementara aku sudah melepaskan topeng spiderman yang tadi kupakai.

“Oh chachaku sayang… Kalau kamu tidak menolak cintaku,kejadiannya tidak akan seperti ini….”
Wajahku menunjukkan penyesalan padanya lalu perlahanku cabut lakban yang membungkamnya sambil mengancam.
“AWAS KALAU KAMU TERIAK…”
“Mmmppphhh … Haah.. Haah..”Marissa mengambil nafas.
“apa yang kamu lakukan mas dody… dimana aku sekarang… lepaskan ugh… ugh…”kalimat yang keluar dari mulutnya sambil meronta-ronta.
“tenanglah chacha.. kamu aman disini… Salahmu menolak cintaku. inilah akibatnya!”
“apa yang mas mau dari saya? kenapa mas menculik saya?”tanyanya
“sudah! kamu diam dulu.. kalau tidak aku lakban lagi mulutmu!”ancam ku seraya bersiap-siap merobek lakban.
“Jangan mas… Jangan….”pintanya memelas.

XOPKR Bandar remi9 

Lalu aku bopong marissa yang terikat ke kamar tidur dan membaringkannya serta menutup tirai-tirai yang ada dikamar itu.
“Selamat beristirahat Chacha.. semoga kamu betah disini”ledekku sambil melangkah keluar dari kamar tersebut.
akhirnya Marissa terikat erat dan tersekap di kamar itu,tidak lupa pula sudah kusiapkan kamera CCTV kecil untuk mengawasi kamar tersebut.
Malam itu aku hanya mengamatinya dari kamarku saat marissa bergerak meronta-ronta berusaha melepaskan dirinya.

Pagi itu aku sempat menengoknya lalu kusuapi dirinya dengan nasi goreng buatanku

“Siapa yang masak mas?”Tanya marissa dengan tenang dalam keadaan terikat erat.
“siapa lagi?” balasku bertanya
“Mas.. aku mesti ke kantor nih… Lepasin dong.”
“kamu bohong… kamu kan baru mulai cuti selama 2 minggu”sergahku
“wah kok kamu tahu?”
“Saat terakhir kali aku menelepon untuk menanyakan valas seperti biasa kam udengan sombongnya menolak teleponku. tanpa sengaja kolegamu bilang kalau kamu mau cuti besok. Nah berliburlah kita di sini. Ha ha ha ha!”

Sejenak wajah cantik itu brubah menjadi khawatir.. Aku memang sudah mempelajari kehidupannya.Marissa yang mandiri ini memang hidup jauh dari ayahnya yang berada diSurabaya sedangkan ibunya sudah wafat 5 tahun lalu sehingga ayahnya kawin lagi.Marissa mengontrak di salah satu rumah susun yang cukup besar di kawasan benhil.
jadi bagiku sungguh momentum yang tepat untuk menculiknya.
Usai sarapan dan minum teh hangat,mulutnya ku jejali saputangan yang mengandung cloroform… Lalu tutup kembali mulutnya dengan lakban sehingga dia tertidur pulas.
Aku langsung mengunci pintu kamar tersebut dan pergi ke kantor.

Sebagai seorang eksekutif,jam kerjaku lebih fleksibel sehingga aku bisa dengan leluasa mengawai kondisi tawananku.

“Hai chacha… kamu tidak nakal kan?”sapaku
“mmmphhh mphhhh…”jawabnya
“bentar bentar aku buka dulu lakbannya.. Kamu lapar ya?”
marissa hanya mengangguk ..  saat aku buka lakban tersebut, ia langsung berkata”mau pipis”
Langsung aku menggendongnya didadaku, membawanya ketoilet.. Kemudian aku mengangkat roknya ke atas,menurunkan CDnya dalam keadaan terikat lalu menungguinya.
“Mass.. sudah.”
Aku bantu dia membersihkan vaginanya lalu kubopong kembali kekamar.
“Chacha .. baik-baik ya kamu disini…Jangan macam-macam.. nanti jam 18:00 aku kembali.” kataku sambil membiarkannya terikat tanpa menyumbat mulutnya.

dua hari sudah aku menyekap Marissa dirumahku.Hari-hari dijalaninya dengan ketidak berdayaan.Aku belum berniat melakukan apa-apa pada dirinya hingga pada suatu hari.Aku pulang agak malam dan mabuk karena terlalu asyik menemani mitra kerjaku.Aku sangat bernafsu saat melihatnya tertidur pasrah terikat diatas ranjang.Mulutnya pada saat itu kembali kulakban…
Ugghh Nafsuku sudah di ubun-ubun sehingga saat melihatnya,ia terlihat sangat sexy.
Tanpa ia sadari, kulepaskan ikatan dikakinya setelah itu aku melipat dan mengikatnya ke betis masing-masing setelah CDnya kulepas sebelumnya.

“arggghhh…” suara Marissa terkejut saat tanpa basa-basi aku memasukkan penis ke dalam vaginanya yang masih kencang itu disambut dengan darah segar keperawanannya.
Akupun langsung menggenjot tubuh marissa dari pelan sampai tempo cepat berirama.
“Oh… oh… ih…..!” desah marissa
“aahhhh..” puas diriku berejakulasi pada rahim Marissa bersamaan dengan spermaku yang muncart kedalam rahimnya.

Kemudian aku membelai-belai rambutnya yang panjang sambil berbisik.
“aku pasti mengawinimu Cha.. aku ingin menjadi ayah untuk anak-anakmu.”
Marissa hany bisa menangis sejadi-jadinya.

Sejak kenikmatan itu,aku selalu melampiaskan nafsuku dengan memperkosa marissa secara terus-menerus.
Hidupku yang penuh kesendirian menjadi begitu bergairah.
Setiap hari kutunjukkan cinta dan perhatianku kepadanya,meski tidak pernah kulepaskan ikatan ditubuhnya.
Dalam masa penculikan itu,Marissa mulai ketagihan dan tidak jarang dia yang meminta duluan.

Penculikan Marissa
Seksinya Marissa

“Mas dody.. perkosa aku dong..” aku lihat Marissa sedang tidak berpura-pura.Hampir seminggu dia disekap diapartemenku membuatnya menjadi ketagihan dengan permainanku.

Untuk pertama kalinya aku memperkosanya dengan foreplay..
Tiap hari mungkin Marissa merasakan ketulusanku meski segalanya berawal dari penculikan.Namun aku bisa merasakan dia mulai mencintaiku.
Tidak ada lagi permintaanya untuk melepaskan ikatannya..
Bahkan aku sempat melepaskan ikatannya saat mandi.

Memang aku belum yakin 100% kalau dia tidak melarikan diri sehingga aku belum berani meninggalkannya sendirian tanpa diikat.

memasuki minggu kedua,4 hari lagi Marissa kembali berkerja,aku sama sekali tidak ada niat untuk melepaskanya.
Aku berniat untuk menculiknya untuk menemaniku setiap hari selama-lamanya.

TAMAT

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s